Selamat Tinggal, Academia!
Setelah lebih dari satu dekade menemani pembaca di Weekly Shonen Jump, Boku no Hero Academia karya Horikoshi Kohei akhirnya mencapai titik akhir. Bagi komunitas manga dan webtoon Indonesia, ini adalah momen bersejarah yang layak dirayakan sekaligus dikenang.
Midoriya Izuku: Pahlawan Tanpa Kekuatan
Di dunia di mana 80% populasi memiliki Quirk (kekuatan super), Deku lahir tanpa kemampuan apa pun. Tapi justru itulah yang membuat kisahnya begitu inspiratif:
- Berangkat dari Nol: Bukan jenius, bukan keturunan pahlawan hebat, tapi punya tekad sekeras baja
- Mewarisi One For All: Kekuatan yang diturunkan All Might membawa tanggung jawab besar
- Menyelamatkan Semua Orang: Termasuk para villain yang sudah tersesat
Mengapa Manga Ini Begitu Spesial?
Horikoshi sensei berhasil menciptakan dunia superhero yang unik dengan sistem kekuatan yang beragam. Dari ledakan Bakugo, es dan api Todoroki, hingga kemampuan aneh seperti menghapus gravitasi milik Uraraka.
Yang lebih menarik adalah bagaimana cerita ini mengeksplorasi sisi gelap masyarakat. Villain seperti Shigaraki Tomura dan Dabi bukan sekadar jahat—mereka adalah produk dari sistem yang gagal menyelamatkan mereka.
Rekomendasi Bacaan Serupa
Kalau kamu suka Hero Academia, wajib coba karya-karya ini:
- Solo Leveling - Webtoon Korea tentang hunter terlemah yang jadi terkuat. Baca di Kakao Webtoon atau Naver
- Omniscient Reader's Viewpoint - Webtoon dengan konsep novel dalam novel yang mind-blowing
- Jujutsu Kaisen - Manga generasi baru dengan tema jujutsu yang lebih gelap
- One Punch Man - Parodi superhero yang kocak tapi dalam
Baca dan Tonton di Mana?
Manga resmi bisa dibaca di MANGA Plus by Shueisha (gratis, bahasa Inggris). Untuk anime, tersedia di Netflix, Bstation (Bilibili), dan iQIYI dengan subtitle Indonesia lengkap!
Platform Webtoon Populer di Indonesia
Selain manga Jepang, jangan lupa eksplorasi webtoon Korea di LINE Webtoon dan Kakao Webtoon. Banyak karya berkualitas yang nggak kalah seru!
Penutup
"Siapa pun bisa menjadi pahlawan" - Pesan sederhana ini menjadi inti dari seluruh perjalanan Deku. My Hero Academia mengajarkan bahwa kekuatan sejati bukan berasal dari Quirk atau kemampuan super, melainkan dari keberanian untuk bertindak dan kebaikan hati untuk menolong sesama. Terima kasih, Horikoshi sensei, untuk 10 tahun yang luar biasa!