Di Balik Kesuksesan Webtoon Favoritmu
Indonesia adalah salah satu pasar terbesar untuk webtoon Korea. Karya seperti Solo Leveling, True Beauty, Lore Olympus, dan Tower of God memiliki jutaan pembaca setia di tanah air. Tapi pernahkah kamu penasaran bagaimana para kreator ini memulai karir mereka dan bertahan di industri yang sangat kompetitif?
Jalan Terjal Menuju Debut
Berdasarkan wawancara dengan berbagai webtoonist Korea, jalan menuju debut sangatlah sulit. REDICE Studio (ilustrator Solo Leveling) mengungkapkan bahwa mereka bekerja hingga 80 jam per minggu untuk memenuhi jadwal mingguan. Sementara Yaongyi (True Beauty) pernah ditolak ratusan kali sebelum akhirnya diterima di Naver.
- Kompetisi ketat: Ribuan karya bersaing untuk slot serialisasi
- Jadwal brutal: Update mingguan tanpa libur selama bertahun-tahun
- Tekanan mental: Banyak kreator mengalami burnout
Tips Sukses dari Webtoonist Top
Chugong (penulis novel Solo Leveling) menekankan pentingnya membangun dunia yang konsisten. Park Tae-joon (Lookism, Viral Hit) berbagi bahwa kunci kesuksesannya adalah menciptakan karakter yang relatable dengan masalah nyata anak muda.
Peluang untuk Kreator Indonesia
Platform seperti LINE Webtoon Canvas, Kakao Page, dan WebComics kini membuka kesempatan bagi kreator lokal. Beberapa webtoon Indonesia seperti Eggnoid karya Archie the Redhare bahkan berhasil mendapat perhatian internasional dan diadaptasi menjadi film!
Tren Webtoon 2024-2025
Genre yang sedang naik daun di Indonesia antara lain:
- Isekai/Reinkarnasi: Seperti The Beginning After The End
- Romance Fantasy: Seperti Remarried Empress
- Action dengan sistem game: Seperti Omniscient Reader's Viewpoint
Bagi kamu yang bermimpi jadi webtoonist, ingat kata-kata SIU (Tower of God): "Yang terpenting adalah konsistensi. Teruslah menggambar dan menulis setiap hari, maka skill-mu akan berkembang."